Selasa, 03 Oktober 2017

Negeri Khayalan

Aku tinggal di Negeri Khayalan yang tak tahu dimana adanya

Dulu Orang-orang menangis
Karena ditunjuk untuk menjadi pemimpin
Sekarang Orang-orang berpesta sebelum menjadi pemimpin

Dulu Orang bisa kebal
karena Sakti
Sekarang orang kebal
karena Kekuasaan

Dulu Negeriku pandai bermusyawarah
Sekarang Pandai berdebat

Dulu Negeriku banyak perkampungan
Sekarang banyak cerobong asap berserakan

Dulu kebutuhan tinggal menanam dan menunggu panen
Sekarang harus berhutang dan berjuang

Dulu Negeriku berkecukupan
Dulu Negeriku Tanah impian orang
Sekarang sudah menjadi impian orang

Negeri khayalanku bukan Negeri kalian
Ini imajinasi pikiran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar