Aku tinggal di Negeri Khayalan yang tak tahu dimana adanya
Dulu Orang-orang menangis
Karena ditunjuk untuk menjadi pemimpin
Sekarang Orang-orang berpesta sebelum menjadi pemimpin
Dulu Orang bisa kebal
karena Sakti
Sekarang orang kebal
karena Kekuasaan
Dulu Negeriku pandai bermusyawarah
Sekarang Pandai berdebat
Dulu Negeriku banyak perkampungan
Sekarang banyak cerobong asap berserakan
Dulu kebutuhan tinggal menanam dan menunggu panen
Sekarang harus berhutang dan berjuang
Dulu Negeriku berkecukupan
Dulu Negeriku Tanah impian orang
Sekarang sudah menjadi impian orang
Negeri khayalanku bukan Negeri kalian
Ini imajinasi pikiran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar