Aku terlalu berharap hingga aku kecewa
Walaupun aku tak dapat menatapmu lagi
Tapi Aku cukup bahagia
memilikimu hanya dalam Tulisan
Dalam Sunyi yang ku anggap ketenangan
Malam yang ku anggap sandaran
Perlahan aku kenang
Dari awal kita bertatapan, hingga bergandengan
Sampai pada do'a ku yang belum terkabul oleh Tuhan
Pundakku tak lagi untukmu
Air matamu tak dapat lagi aku basuh dengan menghiburmu
Hangatnya pelukan dan suara bisikan cintamu tak dapat lagi aku rasakan
Biarkan penaku mulai merangkai
Biarkan aku sejenak mengenang
Biarkan sampai aku bosan dan mulai tenang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar